Apakah Karakter Anak Diciptakan Orang Tua?
Sedikit lemparan yang mengundang opini para pembaca sekalian, “bila anak memiliki perangai dan kelakuan yang amat buruk, siapa yang paling patut disalahkan?”
Mungkin pertanyaan di atas akan mengundang banyak pro dan kontra dengan berbagai jawaban yang beraneka ragam. Tapi setidaknya bagi saya, saya memiliki pandangan saya sendiri yang mungkin berbeda dengan pandangan orang-orang lain.
Menurut saya pribadi, sikap anak sangat bergantung dari bagaimana orang tuanya mendidik anak tersebut. Katakanlah perlakuan orang tua bukan 100% faktor tetapi menurut saya ini sangat berpengaruh sekali terhadap perkembangan seorang anak. Sebagai contoh, orang tua yang terlalu memanjakan anak, sedikit-sedikit minta, pasti dituruti maka bisa dipastikan anaknya akan tumbuh menjadi anak yang manja dan tidak mau berusaha keras untuk mendapatkan sesuatu dalam hitupnya. Saya sudah sangat sering menjumpai hal seperti ini. Memang terus terang saya belum menikah (masih dalam proses menuju ke
Kembali ke topik, seorang anak yang dididik disiplin dan keras, maka dipastikan dia akan tumbuh menjadi anak berwatak baik dan bertanggung jawab, setidaknya bukan anak yang manja. Banyak yang mengatakan faktor kekayaan orang tua berpengaruh dalam perkembangan mental anak. Memang benar, hal ini berpengaruh, tapi hanya bila orang tuanya mengkondisikan demikian. Katakanlah orang tua beralasan kasihan pada anaknya, tidak tega melihat anaknya merengek, menangis, teriak, dsb. Tapi sifat kompromi ini perlahan-lahan akan menjadi bumerang di kemudian hari. Banyak saya temui, anak orang kaya yang kebanyakan hidupnya kurang disiplin, malas, mau enaknya saja dan cari gampangnya saja. Tapi saya juga menemui sebaliknya, anak orang kaya tapi bertanggung jawab dan disiplin. Yang saya lihat perbedaan mendasarnya pada cara orang tua mendidikn mereka. Bila dirunut lagi, cara orang tua mendidik anak juga berasal dari orang tuanya (kakek atau nenek si anak). Bila orang tua kita dididik dengan manja, maka mereka cenderung mendidik kita dengan cara yang sama. Pada beberapa kasus, memang ada beberapa “hal spesial”, dalam arti, orang tua mendidik manja dan lembek, namun si anak tumbuh menjadi anak yang tangguh dan bertanggung jawab, namun amat jarang saya temui. Jadi, sebagai orang tua, berhati-hatilah mendidik anak sejak dini, bukan menggurui, hanya sekedar berbagi. Bagaimana pendapat anda?
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.








kl mnrt sy i2 bs ja krktr i2 dr ortu
cz anak kan bs mnru dr ortu yg dlkukan gt
[Balas Komentar Ini]